Posted on Leave a comment

Apa Tujuan Anda Berbisnis?

Dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat dan perkembangan platform-platform e-commerce dan marketplace yang sungguh luar biasa, membuat banyak orang dapat memulai impian bisnisnya dengan mudah. Mulai dari sekedar menjadi distributor, jasa titip, dropship, bahkan juga dari produksi sendiri.

Maka dari itu sebelum jauh memulai, alangkah baiknya kalau kita menelaah dan introspeksi diri mengenai apa sih tujuan kita berbisnis? menambah income? memanfaatkan peluang? menambah kemaslahatan? atau yang lain.

Sebenarnya jawaban dari pertanyaan itu bukan perihal benar atau salah, tapi mungkin lebih ke jawaban filosofis. Dan karena pengunjung web ini hampir mayoritas adalah pebisnis yang sedang dan akan merintis perjalanan bisnisnya, maka dari itu kita concern terhadap batu fondasi dari aktivitas yang akan mereka lakukan.

Menambah Income dan Memanfaatkan Peluang

Mungkin kita akan menjadi seorang oportunis, semua hal yang memang lagi hype atau viral pada waktu itu langsung kita jual, dan ini memang membutuhkan sebuah updating info yang secara terus-menerus dan berkala. Namun dari sisi branding dan marketing kita akan dikenal menjadi toserba atau tidak mempunyai spesialisasi tertentu. Dan seringkali kita sangat peduli dan ketat terkait omzet dan profit.

Contoh : Ketika hype batu akik, anda langsung mulai berbisnis batu akik, Ketika sedang hype jilbab voal anda langsung mulai berbisnis jilbab voal (#eh). dan seterusnya.

Menambah Kemaslahatan

Mungkin jawaban ini terlalu idealis, tapi menurut kami jawaban inilah yang paling bisa mendorong motivasi kita untuk terus membara, karena kemaslahatan tidak akan pudar hingga hari kiamat. Dengan tujuan ini, profit atau omzet bukan tujuan utama kita, namun “hanya” sekedar efek atau imbas dari value atau nilai apa yang bisa kita berikan kepada orang lain. Selain itu yang paling penting adalah dengan berfokus pada kemaslahatan maka secara tidak langsung berefek pada sisi spiritual kita, kita akan merasa mendapatkan “good deeds” atau pahala dan pasti akan mengangkat jiwa kita untuk terus menjadi lebih baik.

Contoh : Anda seorang muslim dan melihat bahwa perempuan harus memakai baju yang tertutup dan syar’i, namun anda juga concern pada kenyamanan mereka mengenai baju yang totalitas menutup seluruh tubuh itu, maka dari itu anda berkomitmen untuk memproduksi baju gamis yang syar’i dan nyaman dengan memakai kain-kain yang berkualitas, dan tentu dengan harga yang cukup terjangkau.

Jadi, apa tujuan anda berbisnis? 😊

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *