Posted on Leave a comment

4 Brand Fashion Muslim Yang Lahir Sebelum Era Instagram

Instagram lahir tahun 2010. Saat ini Instagram menjadi salah satu media sosial yang paling banyak disoroti, apalagi bagi para brand yang memiliki banyak follower. Nama 5 brand fashion busana muslim yang akan kita bahas ini tentu tidak asing di telinga para pembaca. Karena selain sudah lama berdiri kelima brand tersebut memiliki ciri khas pada produknya yang menjadi pembeda dengan merek lainnya.

Penasaran brand apa saja yang lahir sebelum era instagram, yuuk kita simak.

1. Rabbani

Rabbani merupakan perusahaan fashion busana muslim yang sudah tersebar di seluruh Indonesia. Bahkan kamu bisa menemuan cabangnya di kota-kota kecil. Di Instagram kamu bisa menemukan banyak Rabani Store di berbagai kota di Indonesia.

Perusahaan yang didirikan oleh pasangan suami istri, Amry Gunawan dan Nia Kurnia pada tahun 1994 di kota Bandung memiliki ciri khas desainnya yang sederhana dan penuh warna. Pada setiap produknya terdapat logo berupa tiga gelombang berwarna putih.

2. Zoya

Brand yang memiliki filosofi “Light and Color” merupakan salah satu merek busana muslim di Indonesia yang lahir sebelum era Instagram. Desainnya lebih ceria dengan bahan yang ringan sehingga cocok digunakan untuk berbagai keperluan.

Brand ini sering berkerja sama melakukan kolaborasi dengan menggandeng brand ambassador dari kalangan artis terkenal, seperti Laudya Cynthia Bella, Indah Nevertari, dan juga Eriska Rein. Zoya juga pernah menggandeng desainer sekaligus artis terkenal Ivan Gunawan.

3. Dian Pelangi

Brand ini memiliki 5 juta lebih follower, Dian Pelangi yang sangat terkenal tidak hanya di Indonesia, namun juga terkenal hingga mancanegara. Dian Wahyu Utami adalah creator director Dian Pelangi seorang desainer yang aktif mengikuti fashion show hingga ke luar negeri, seperti Paris Prancis.

Awalnya busana muslim Dian Pelangi identik dengan warna warna pelangi yang dibuat menggunakan teknik Tie Dye. Kini produknya sedang mengusung tema elegan memadukan warna-warna soft. Namun walaupun demikian, tidak meninggalkan ciri khas Indonesia dalam karyanya, seperti batik, songket, dan lainnya.

4. Elzatta

Elzatta didirikan oleh Elidawati dari kota kembang Bandung. Merek tersebut diambil dari nama buah hatinya Zatta lalu digabungkan dengan namanya sehingga terciptalah nama Elzatta.

Hingga saat ini Elzatta semakin popular dan tersebar di seluruh kota di Indonesia, bahkan hingga ke luar negeri. Komitmennya menciptakan produk busana muslim khususnya untuk wanita agar tetap aktif dan dinamis. Tidak hanya pakaian muslim wanita, Elzatta juga memproduksi baju muslim untuk anak-anak dan pria.

Demikian ulasan mengenai 4 brand busana muslim terkenal yang lahir sebelum era instagram. Banyaknya jumlah follower dan konten visual di zaman digital seperti saat ini menjadi sangat penting salah satunya untuk branding. Tidak hanya itu, visual menjadi komunikasi yang efektif karena dapat digunakan untuk merepresentasikan brand, mendekatkan brand dengan konsumen atau publik secara luas.

Posted on Leave a comment

Apa Perbedaan Diamond Georgette & Diamond Italiano?

Ya, sering kali pertanyaan tersebut terlontar kepada kami dari customer.

Isu diluar sana adalah bahwa Diamond yang paling bagus adalah Diamond Italiano?

Benarkah demikian?

Jawabannya adalah : BELUM TENTU

Yupp, beberapa tahun silam (mungkin sekitar tahun 2013 – 2015) Diamond menjadi primadona bagi produsen-produsen jilbab untuk menjadikannya jilbab instan, pashmina dan juga bergo.

Dahulu hanya dikenal dengan nama Diamond, namun seiiring berjalannya waktu, muncul label-label seperti Diamond Georgette hingga Italiano. Dan entah isu darimana yang menyimpulkan bahwa Diamond Italiano adalah Diamond dengan kualitas paling baik.

Namun kenyataannya, kualitas dengan menyebutkan nama Diamond xxx, tak seperti prediksi. Terkadang Diamond yang tidak ada embel-embel nama belakang, juga mempunyai kualitas ori.

Terus bagaimana menentukan bahwa Diamond yang akan kita beli adalah kualitas ori ?

Jawabannya bisa dari HARGA, PERNYATAAN OWNER TOKO DAN JUGA HANDFEEL.

Untuk lengkapnya anda bisa baca artikel ini

Posted on Leave a comment

5 Brand Fashion Muslim Artis Indonesia yang Naik Daun

Fashion dan dunia keartisan adalah dua hal yang melekat satu sama lain. Sebagai pelaku industri hiburan, para artis memang dituntut untuk mampu menampilkan hal berbeda tiap harinya. Tidak heran jika masyarakat umum kerap meniru gaya berbusana para artis yang ramai mengisi televisi. Untuk itu beberapa artis melihat dunia fashion sebagai peluang untuk berbisnis, tak terkecuali fashion muslim. Berikut ini 5 brand fashion muslim artis Indonesia yang naik daun.

KIA by Zaskia Sungkar

Brand yang sudah melalangbuana hingga ke benua lain ini berdiri sejak tahun 2015 di Jakarta. Sejak memutuskan berhijab, Zaskia Sungkar yang terkenal sebagai artis sinetron dan penyanyi tersebut lantas mengembangkan diri sebagai seorang fashion designer. Brand yang namanya diambil dari nickname Zaskia ini terkenal dengan pakaian ready-to-wear yang cocok untuk dipakai sehari-hari. Harga yang terjangkau, potongan yang rapi, namun tetap tampak elegan inilah yang membuat brand KIA begitu melekat di hati masyarakat Indonesia.

L by Laudya Cynthia Bella

Mengikuti jejak Zaskia Sungkar yang adalah sahabat karibnya, kini Laudya Cynthia Bella juga terjun ke dunia fashion muslim dengan brand L by Laudya Cynthia Bella. Brand yang kini berkembang pesat di Indonesia dan Malaysia ini produknya selalu ditunggu oleh masyarakat, mulai dari scarf, dress, hingga basic manset. Material yang digunakan L by Laudya Cynthia Bella umumnya adalah katun, voal, dan satin.

DOA by Dewi Sandra

Siapa yang tak kenal Dewi Sandra? Artis senior yang dikagumi banyak orang ini juga memiliki brand fashion Muslimah bernama DOA. Nama DOA sendiri merupakan singkatan dari Dress Only for Allah. Produk yang diusung oleh brand ini adalah scraf segi empat, baik polos maupun bermotif. Menggunakan kain voal ultra fine dan motif yang mengangkat kecantikan beberapa lokasi di Indonesia membuat brand yang satu ini selalu diserbu tiap kali launching produk.

Trinycta by Nycta Gina

Artis yang dulu terkenal memerankan tokoh Jeng Kelin tersebut kini serius menggeluti bisnis scarf dengan brand bernama Trinycta. Material yang digunakan Trinycta umumnya adalah premium voal dengan ukuran syar’i yaitu 120×120 dan 140×140. Menariknya koleksi terbaru motif Trinycta terinspirasi dari alam Indonesia yang begitu memanjakan mata, mulai dari gunung, matahari, hingga laut.

Meccanism by Zaskia Adya Mecca

Brand yang terkenal dengan hashtag #hijabstreetstyle ini bukan pemain baru di industry fashion muslim Indonesia. Berkomitmen untuk terus menghadirkan pakaian yang nyaman untuk Muslimah Indonesia, Meccanism selalu menggunakan material yang ringan dan tidak membuat gerah, seperti baby terry, katun polyester, dan toyobo. Selain giat memasarkan produk secara online, brand milik Zaskia Adya Mecca ini juga telah memiliki gerai resmi di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya.

Nah setelah mengetahui 5 brand fashion muslim artis Indonesia yang naik daun, apakah Anda juga tertarik untuk berbisnis pakaian muslim? Jika Anda ingin seperti mereka tapi masih bingung mencari supplier kain yang terpercaya, silakan hubungi TKM karena kami menyediakan kain material premium dan original sama seperti yang dipakai 5 brand di atas. Yuk, berbisnis fashion muslim sekarang!

Posted on 2 Comments

3 Kain Terlaris di 2018 versi tokokainmurah

Tahun 2018 sudah berlalu dan menyisakan banyak kenangan manis dan insight data yang mengejutkan, salah satunya adalah data penjualan kami, dari puluhan jenis kain koleksi yang kami punyai, berikut 3 (tiga) kain yang mempunyai rekor penjualan terbanyak sepanjang tahun 2018 lalu.

1. Babydoll (24%)

Yupp, Cerruti Babydoll menjadi jawara kain terlaris versi tokokainmurah untuk tahun 2018, dengan kualitas import dan terbaik, membuat banyak customer melakukan repeat buying, dan warna paling banyak yang dipesan customer adalah warna hitam. Yupp, sangat cocok dibuat untuk semua jenis busana muslim.

2. Toyobo (12%)

Jawara kedua adalah si raja katun, yaitu Toyobo. Saat ini banyak sekali versi kw untuk kain gelondongannya berbentuk segi empat ini. Tak sedikit customer kami menyasar toyobo sebagai produk-produk fashion kaum adam.

3. Arabian Crepe (7%)

Muncul di tahun 2017 tak membuat “adik” dari Barbie Crepe ini minder, dengan kualitas tinggi, dia melesat mengalahkan saudara-saudara crepe nya antara lain sang “kakak” barbie crepe, mosscrepe dan wollycrepe. Kain ini dipilih customer karena harganya tengah-tengah, tak setinggi barbie crepe dan tak serendah mosscrepe.

Ingin lihat koleksi terbaru kami?

Bisa lihat disini

Posted on Leave a comment

Dibutuhkan 2700 Liter Air Untuk Membuat 1 T-Shirt

Ya, dibutuhkan setidaknya sekitar 2.700 liter air untuk membuat sebuah baju berbahan katun.
Wow, kenapa bisa sebanyak itu?
Menurut WWF, angka tersebut dihitung mulai dari pembibitan bahan-bahan utama baju tersebut, antara lain adalah kapas. Bahan katun dibuat dari serat tumbuhan kapas.

Mulai dari persiapan tanah, pembibitan kapas, pemeliharaan, panen, hingga masuk prabik pengolahan kapas sampai masuk ke pabrik baju. Alur itulah yanv dimaksud WWF bisa menghabiskan air sebanyak itu.

Maka dari itu sudah sepatutnya kita harus selektif dan berhemat memilih fashion yang kita pakai. Agar berdampak positif terhadap lingkungan sekitar.

Sumber : huffpost.com

Gambar : cotton.org

#tahukahanda #tkm #tokokainmurah #fashion #environment