Posted on Leave a comment

Apa itu Kain Anti-Air (waterproof) ?

Pada awal tahun 2019 dunia fashion tanah air digemparkan dengan kain anti-air. Terutama pada kain yang lagi trend untuk jilbab, yaitu voal. Atau dikenal luas dengan nama Voal Anti-Air, Voal Waterproof, atau Voal Watersplash.

Pada awalnya hanya 1 (satu) produk yang keluar untuk voal anti -air ini, yaitu Voal Emerald. Namun seiring market yang menerima dan semakin laris, banyak pabrikan akhirnya mengeluarkan versi murah untuk voal anti-air. Mereka berlomba-lomba mengeluarkan voal anti-air.

Lalu, kenapa kain bisa menjadi anti-air?

Jawabannya sangat sederhana, yaitu dengan disemprotkan oleh Cairan Anti-Air, atau dalam dunia industri dikenal dengan Waterproof Liquid, dan biasanya dalam bentuk spray.

Contoh Cairan Anti-Air

Maka dari itu tak jarang, setelah beberapa kali pemakaian atau pencucian. Kain voal anti-air anda seakan jurus anti-airnya memudar. Karena memang cairan anti-air yang melindungi kain tersebut lama kelamaan mengelupas.

Jadi, kain anti-air adalah kain yang setelah finishing dari pabrik ditambah atau disemprotkan dengan cairan anti-air setelahnya. Dan tidak jarang juga dilakukan dengan proses manual untuk voal-voal yang sudah beredar, seperti voal basic, yang disemprot manual dengan cairan anti-air dan akan merubah value harganya menjadi 50% lebih mahal.

Source gambar : salah satu produk di bukalapak & tokopedia

Posted on Leave a comment

Waktu Terbaik Untuk Posting di Internet

Internet saat ini adalah lahan basah yang dimiliki oleh semua entrepreneur, mulai dari aktivitas marketing, sales, bahkan production. Banyak media menjadi sarana untuk melakukan aktivitas tersebut. Mulai dari website, blog, sosial media bahkan marketplace.

Maka dari itu penting untuk para entrepreneur, terutama Fashion Preneur mengetahui kapan waktu yang tepat untuk memposting konten-konten marketing mereka, berikut waktu yang tepat menurut kami.

Best Time
Posted on Leave a comment

Agar Tetap Eksklusif, Luis Vuitton Membakar Tas Model Lamanya!

Kabar ini sangat mengejutkan kepada siapapun yang mendengarnya, kenapa harus dibakar / dimusnahkan? Kan bisa di donasikan? Atau bisa juga di daur ulang?

Tapi, LV memang sengaja melakukan hal tersebut karena mereka tidak mau tas mereka turun harga!
Jadi mereka memusnahkan tujuannya untuk menjaga eksklusivitas dan tidak ingin harganya menjadi turun karena alasan “barang lama”.

Dan ini membuat pelanggan yang dulu beli “barang lama” tersebut TIDAK PERNAH akan merasakan sakit hati karena menemukan orang yang beli barang yang sama dengan harga yang lebih murah.

Kabarnya juga sebelum memusnahkan tas mereka yang diskontinyu, LV menawarkan terlebih dahulu ke pegawainya sendiri dengan harga khusus.

Sumber : https://www.scoopwhoop.com

Gambar : https://www.scoopwhoop.com

Posted on Leave a comment

Mengapa Tenant Fashion sering kali di lantai bawah sebuah mall ?

Zona / Zoning.

Ya itu alasan yang paling utama kenapa tenant fashion sering kali di lantai bawah sebuah mall. Dalam kaidah umum manajemen Mall, pemilik mall menyewakan area nya ke tenant / penyewa (jarang sekali Mall menjual areanya). Mall sendiri punya konsep/zoning yang akan menentukan struktur bangunan, water supply/waste, gas supply, dan lainnya.

Hal itu juga menentukan bahwa mall tersebut ada di kelas mana. Umumnya mall kelas A & B (High Class) Kalau di Jakarta contohnya Grand Indonesia, Senayan City, Pondok Indah Mall atau di Surabaya seperti Pakuwon Mall dan Ciputra World. Selalu lantai dasar diisi oleh boutique / luxury brands / fashion.

Tujuannya apa? buat mengangkat “kelas” mall itu sendiri. Maka dari itu hampir pasti brand-brand dunia selalu menghuni lantai bawah sebuah mall dan hampir pasti food court dan bioskop berada di lantai paling atas.

Kabarnya sewa di lokasi bawah yang termasuk lokasi paling strategis di Mall kelas A bisa menembus angka 5 sampai 20 miliar rupiah per tahun!