Posted on Leave a comment

Tips Membuat Label Baju

tips membuat label baju

Label sangat penting buat sebuah baju, selain berisikan informasi yang banyak, fungsi label adalah memberikan diferensiasi produk kita dengan kompetitor.

Informasi-informasi yang harusnya ada pada sebuah label antara lain adalah

1. Brand Label

Yang pertama yang harus ada adalah logo atau nama brand kita sendiri, biasanya dalam label warnanya hanya monochrome alias hitam putih, jadi siapkan logo anda dengan kombinasi warna hitam dan putih.

2. Size Label

Yang kedua adalah ukuran dari baju itu sendiri, informasi ini yang pertama kali orang atau calon customer kita lihat ketika memilih atau melihat baju. Ukuran bisa menggunakan angka (11-19) maupun huruf (S, M, L). Yang penting adalah konsistensinya.

3. Composition Information

Yang ketiga adalah informasi komposisi detail dari bahan yang dipakai. Biasanya orang-orang yang peduli akan kenyamanan yang sering memperhatikan informasi ini. Untuk urutan usahakan peletakannya urut dari atas kebawah dengan komposisi paling banyak ke yang paling sedikit.

4. Care Instruction

Yang keempat adalah perintah untuk merawat baju, mulai dari berapa derajat celcius air yang direkomendasikan untuk mencuci, kebolehan untuk setrika berapa derajat, dry clean dan lain-lain. Untuk detailnya bisa menyimak gambar dibawah ini.

5. Special Information

Yang kelima atau opsional adalah kekhususan atau keunikan bahan dari baju kita, bisa dengan mengatakan bahwa bahan organik, 100% made in Indonesia, dan lainnya.

Posted on Leave a comment

Waktu Terbaik Untuk Posting di Internet

Internet saat ini adalah lahan basah yang dimiliki oleh semua entrepreneur, mulai dari aktivitas marketing, sales, bahkan production. Banyak media menjadi sarana untuk melakukan aktivitas tersebut. Mulai dari website, blog, sosial media bahkan marketplace.

Maka dari itu penting untuk para entrepreneur, terutama Fashion Preneur mengetahui kapan waktu yang tepat untuk memposting konten-konten marketing mereka, berikut waktu yang tepat menurut kami.

Best Time
Posted on Leave a comment

Dibutuhkan 2700 Liter Air Untuk Membuat 1 T-Shirt

Ya, dibutuhkan setidaknya sekitar 2.700 liter air untuk membuat sebuah baju berbahan katun.
Wow, kenapa bisa sebanyak itu?
Menurut WWF, angka tersebut dihitung mulai dari pembibitan bahan-bahan utama baju tersebut, antara lain adalah kapas. Bahan katun dibuat dari serat tumbuhan kapas.

Mulai dari persiapan tanah, pembibitan kapas, pemeliharaan, panen, hingga masuk prabik pengolahan kapas sampai masuk ke pabrik baju. Alur itulah yanv dimaksud WWF bisa menghabiskan air sebanyak itu.

Maka dari itu sudah sepatutnya kita harus selektif dan berhemat memilih fashion yang kita pakai. Agar berdampak positif terhadap lingkungan sekitar.

Sumber : huffpost.com

Gambar : cotton.org

#tahukahanda #tkm #tokokainmurah #fashion #environment

Posted on Leave a comment

Agar Tetap Eksklusif, Luis Vuitton Membakar Tas Model Lamanya!

Kabar ini sangat mengejutkan kepada siapapun yang mendengarnya, kenapa harus dibakar / dimusnahkan? Kan bisa di donasikan? Atau bisa juga di daur ulang?

Tapi, LV memang sengaja melakukan hal tersebut karena mereka tidak mau tas mereka turun harga!
Jadi mereka memusnahkan tujuannya untuk menjaga eksklusivitas dan tidak ingin harganya menjadi turun karena alasan “barang lama”.

Dan ini membuat pelanggan yang dulu beli “barang lama” tersebut TIDAK PERNAH akan merasakan sakit hati karena menemukan orang yang beli barang yang sama dengan harga yang lebih murah.

Kabarnya juga sebelum memusnahkan tas mereka yang diskontinyu, LV menawarkan terlebih dahulu ke pegawainya sendiri dengan harga khusus.

Sumber : https://www.scoopwhoop.com

Gambar : https://www.scoopwhoop.com

Posted on Leave a comment

Mengapa Tenant Fashion sering kali di lantai bawah sebuah mall ?

Zona / Zoning.

Ya itu alasan yang paling utama kenapa tenant fashion sering kali di lantai bawah sebuah mall. Dalam kaidah umum manajemen Mall, pemilik mall menyewakan area nya ke tenant / penyewa (jarang sekali Mall menjual areanya). Mall sendiri punya konsep/zoning yang akan menentukan struktur bangunan, water supply/waste, gas supply, dan lainnya.

Hal itu juga menentukan bahwa mall tersebut ada di kelas mana. Umumnya mall kelas A & B (High Class) Kalau di Jakarta contohnya Grand Indonesia, Senayan City, Pondok Indah Mall atau di Surabaya seperti Pakuwon Mall dan Ciputra World. Selalu lantai dasar diisi oleh boutique / luxury brands / fashion.

Tujuannya apa? buat mengangkat “kelas” mall itu sendiri. Maka dari itu hampir pasti brand-brand dunia selalu menghuni lantai bawah sebuah mall dan hampir pasti food court dan bioskop berada di lantai paling atas.

Kabarnya sewa di lokasi bawah yang termasuk lokasi paling strategis di Mall kelas A bisa menembus angka 5 sampai 20 miliar rupiah per tahun!