Posted on 3 Comments

Surat Perjanjian Kerja Sama Dengan Konveksi / Penjahit

draft perjanjian

Saat ini bisnis fashion di Indonesia makin menggeliat,
Dimulai dengan kisah suksesnya BerryBenka, Si•Se•Sa, hingga VanillaHijab,
Sungguh memukau mata semua orang,

Dengan modal minim, siapapun bisa memulai bisnis yang paling banyak digandrungi kaum hawa ini,
Kini, ratusan bahkan ribuan orang berlomba-lomba mendirikan brand fashion sendiri,
Sembari berdoa dan berharap bisa membuntuto kesuksesan seperti brand besar diatas.

Cukup dengan berbekal smartphone, kita bisa memulai itu semua,
Bahan-bahan mulai dari kain, model, warna dan sebagainya kita bisa cari sekejap mata di internet,
Model atau foto kita tinggal googling, pinterest atau jika ada bakat desain bisa langsung gambar,
Tinggal apa?
Yes, partner penjahit!

Ini yang sering dan paling di keluhkan semua orang yang menggeluti bisnis ini,
karena memang jodoh itu tidak mudah dicari.
hampir lebih dari 50% para fashionpreneur pernah bergonta-ganti pasangan / partner produksi.
Mulai dari alasan profesionalitas, kualitas bahkan sampai penipuan.

Maka dari itu, kami yang sudah bertahun-tahun bergelut di bisnis ini ingin memberi solusi dari masalah tersebut,
dan kami harap bisa menjadi senjata efektif bagi para pengusaha untuk saling bekerjasama.
Ya, Surat Perjanjian Kerja Sama Produksi!
Inilah dokumen paling penting ketika kita berpartner dengan teman-teman konveksi atau penjahit.
Dokumen yang mengikat, baik secara moral maupun hukum.
Dokumen yang bisa dijadikan pegangan amanah bagi kita maupun teman-teman konveksi / penjahit untuk saling percaya.
Dan dokumen yang bisa dijadikan alat bukti kita di pengadilan jika (Naudzubillah) kita terkena cidera janji dari partner kita.

Terdiri dari rangkap dua, masing-masing terdapat 7 halaman dan 13 Pasal yang mengatur proses kerja sama kita.
Mulai dari Lingkup Kerja Sama, Hak dan Kewajiban, Sanksi, dan lainnya.

Tunggu apa lagi?

Anda tak perlu sewa ahli hukum atau notaris untuk membuatkannya!

draft perjanjian

Mau?

Bisa disini

Posted on 1 Comment

Perbedaan Hijab, Jilbab, Khimar, Kerudung, Niqab, Burqa dan Cadar

Alhamdulillah, dalam kurun 1 dekade ini banyak orang Islam / Muslimah yang mulai sadar akan wajibnya menutup aurat mereka, dengan seiring waktu mau tak mau industri fashion mulai muncul dan berkembang. Saat ini tidak sedikit brand-brand fashion muslimah asal Indonesia yang mulai Go-Internasional, maka dari itu banyak orang yang melirik lahan basah ini, mulai jadi produsen gamis, jilbab, khimar, niqab, burqa, dan lainnya. Tapi tahukah anda perbedaan dari masing-masing itu?

Mari kita bahas satu per satu.

 

1. HIJAB

Hijab berasal dari bahasa Arab, yaitu dari kata حجاب yang berarti “penghalang”. Namun dalam istilah yang dipakai oleh banyak kaum muslim, hijab sendiri lebih merujuk pada tata cara berpakaian yang pantas dan menutup aurat sesuai syariat agama. Sebagian orang berpendapat bahwa setiap Jilbab adalah Hijab. Tetapi tidak semua Hijab itu Jilbab. Seperti dijelaskan di atas, Hijab berasal dari kata hajaban yang secara umum artinya menutupi sesuatu. Bisa berupa tirai pembatas, kelambu, papan pembatas, atau aling-aling lainnya.

2. JILBAB

Jilbab adalah gamis longgar yang dijulurkan ke seluruh badan hingga mendekati tanah sehingga tidak membentuk lekuk tubuh seperti tertuang dalam perintah Allah dalam Al-Quran surat Al-Ahzab ayat 59: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka…”. Jilbab juga biasanya menutupi seluruh tubuh kecuali tangan, kaki dan wajah.

3. KERUDUNG

Hampir mirip dengan Khimar, namun kerudung tidak dianjurkan dalam Islam. Sebab, desain kerudung hanya sebagai penutup kepala saja dan tidak cukup panjang untuk menutupi dada, leher serta lekuk tubuh pemakainya.

4. KHIMAR

Khimar, atau dalam Al-Qur’an disebut dengan istilah Khumur, adalah kain yang menutupi kepala, leher dan menjulur hingga menutupi dada wanita dari belakang maupun dari depan (termasuk menutupi tulang selangka). Khimar harus menjulur lurus kebawah dari kepala hingga seluruh dada tertutupi.

5. NIQAB

Adalah hijab yang menutupi kepala dan hampir seluruh bagian wajah, kecuali mata. Niqab cukup panjang untuk menutupi leher, muka dan dada.

6. BURQA

Burqa mirip dengan Niqab, namun nyaris menutupi seluruh bagian wajah termasuk mata. Biasanya pada bagian mata terdapat kain yang memiliki lubang kecil untuk melihat.

 

Referensi : Kumparan.com & Blog atikahsyazwani98

 

Posted on Leave a comment

5 Kain Rekomendasi Untuk Jilbab Segi Empat

Memakai hijab / jilbab adalah kewajiban seorang muslimah, dan Alhamdulillah mulai awal tahun 2000-an jilbab bergeliat menjadi fashion trendsetter.

Berbagai model dan bahan yang digunakan bisa mencapai ratusan. Muslimah tinggal menyesuaikan selera yang diinginkan. Maka dari itu izinkan kami memberikan rekomendasi bahan atau kain yang sangat cocok digunakan untuk jilbab, terutama jilbab dengan bentuk segi empat yang simple.

1. Voal

Ya, voal menjadi sangat terkenal mulai tahun 2015, karena bahan yang nyaman ini mayoritas terdiri dari katun yang dingin, lembut dan tidak gampang kusut. Saat ini menjadi primadona dan pilihan utama bagi muslimah yang ingin tampil kekinian dengan jilbab segi empat. Salah satu pemrakarsa voal ini adalah Vanilla Hijab, dan akhirnya mulai banyak yang membuntuti kesuksesan mereka.

voal
Voal Sumber

Dan akhir-akhir ini ada inovasi yang lahir dari kain voal ini, apa itu? printing!. Saat ini banyak sekali model voal yang tak hanya polos, namun printing dengan menggunakan metode sublimasi atau digital printing. Maka dari itu berbagai motif mulai dari yang kalem hingga rame bisa kita dapatkan.

2. Cornskin

Sesuai dengan namanya yaitu Cornskin yang dalam bahasa Indonesia berarti kulit jagung, teksture kain cornskin seratnya memang mirip sekali dengan kulit jagung, tipis dan bergaris. Maka dari itu kain ini sangat nyaman dipakai dan dijadikan jilbab model segi empat.

cornskin
Cornskin. sumber

Bahkan tahun ini muncul saudara kembarnya atau yang hampir mirip handfeel dari cornskin ini yang bernama Rubicorn dengan kualitas yang lebih baik dan tentunya dengan harga yang agak mahal.

3. Diamond Crepe

Salah satu legenda untuk model jilbab, Diamond Crepe tetap menjadi andalan bagi wanita muslim. Dengan keunggulan-keunggulan yang tak dimiliki kain jilbab lainnya seperti texture efek berpasir dan melar atau stretch.

diamond crepe

Hal ini sangat pas jika kita ingin penggunaan model jilbab yang merekat di kepala. Selain jilbab segi empat, Diamond Crepe juga banyak digunakan model jilbab yang lain seperti khimar, pashmina, dan lainnya.

4. Polycotton

Lahir dengan nama gabungan Polyester dan Cotton atau campuran polyester dan katun, Polycotton sempat menjadi pilihan alternatif para muslimah yang ingin jilbab segi empat yang bisa tegak di dahi. Ya, ada beberapa wanita yang suka dengan model jilbab bisa tegak di dahi karena mereka beralasan lebih anggun.

polycotton
polycotton by Umama Scarf

Kain ini mayoritas diproduksi oleh pabrik tekstil dalam negeri, namun kualitas juga tidak kalah dari yang lain.

5. Double Hycon

Jika anda ingin jilbab segi empat dengan harga yang paling terjangkau, mungkin anda bisa melirik kain yang satu ini. Double Hycon. Bahannya cukup unik dan berbeda dengan yang lain.

double hycon
double hycon. sumber

Beberapa saat kebelakang jilbab berbahan Double Hycon ini menjadi viral karena sering dipakai oleh artis Laudya Chintya Bella.

Itulah 5 (lima) bahan / kain rekomendasi dari TKM untuk anda semua yang ingin dan mencoba jenis baru dari fashion appeal anda.

 

See you on top!