Posted on Leave a comment

5 Cara Mencegah Bau Pada Jilbab

Jilbab adalah kebutuhan wajib para muslimah, tak ayal menjadi suatu keharusan bagi para muslimah untuk mengetahui bagaimana cara maintanance, atau merawatnya.

Terutama terkait masalah aroma jilbab tersebut untuk selalu fresh.

Berikut 5 (lima) cara mencegah bau tidak sedap pada jilbab.

1. Mengganti jilbab setiap hari

Mungkin karena menyukai atau favorit di salah satu jenis jilbab dan warnanya, tak sedikit wanita yang enggan mengganti jilbab setiap hari, terkadang hanya disemprot parfum kemudian dipakai di hari berikutnya. Hal ini sangat beresiko untuk mengundang bau tidak sedap pada jilbab kita. Maka dari itu pastikan anda mempunya cadangan jilbab yang lain sebagai pengganti.

2. Gunakan pembilas & pewangi ketika mencuci

Cara mencucinya juga tidak sembarangan, untuk jenis voal, sebisa mungkin jangan sampai masuk ke dalam mesin cuci, artinya lebih baik dicuci pakai tangan. Jangan lupa gunakan pembilas plus pewangi agar menjadikan jilbab kita harum.

3. Menjemur di jemuran yang terkena angin

Proses setelah mencuci adalah menjemur, jangan sampai kita menjemur di ruangan tertutup, karena potensi menjadikan jilbab kita bau akan lebih besar. Jangan sampai juga terkena langsung dengan sinar matahari, karena bisa menyebabkan mudah kusam. Maka dari itu pilih jemuran yang sejuk, agar sirkulasi udara pada kain bisa lancar dan bau pun pergi.

4. Selalu rutin mencuci rambut / keramas

Cara berikutnya adalah kembali ke user atau pemakainya. Rutinlah untuk mencuci rambut / keramas, terutama bagi kita yang mempunyai aktivitas yang cukup berat (berkeringat). Karena keringat bercampur bakteri akan langsung berpadu menjadikan bau yang cukup menyengat pada jilbab kita, apalagi dengan kain yang mempunyai banyak kandungan polyesternya.

5. Pastikan rambut kering ketika memakai jilbab

Untuk cara pemakaian jilbab, jangan sampai ketika rambut kita masih basah. Terutama bagi para wanita karir, yang pagi buta sudah harus cepat-cepat berangkat kerja, gunakan hair dryer atau cucilah rambut anda sebelum anda tidur. Jadi ketika pagi hari, bisa seketika tidak menunggu rambut anda kering.

Itulah beberapa cara agar jilbab yang kita pakai tetap segar dan menghadirkan kesan bersih kepada siapapun orang yang bertemu kita, semoga bermanfaat.

Posted on Leave a comment

Tips Membuat Label Baju

tips membuat label baju

Label sangat penting buat sebuah baju, selain berisikan informasi yang banyak, fungsi label adalah memberikan diferensiasi produk kita dengan kompetitor.

Informasi-informasi yang harusnya ada pada sebuah label antara lain adalah

1. Brand Label

Yang pertama yang harus ada adalah logo atau nama brand kita sendiri, biasanya dalam label warnanya hanya monochrome alias hitam putih, jadi siapkan logo anda dengan kombinasi warna hitam dan putih.

2. Size Label

Yang kedua adalah ukuran dari baju itu sendiri, informasi ini yang pertama kali orang atau calon customer kita lihat ketika memilih atau melihat baju. Ukuran bisa menggunakan angka (11-19) maupun huruf (S, M, L). Yang penting adalah konsistensinya.

3. Composition Information

Yang ketiga adalah informasi komposisi detail dari bahan yang dipakai. Biasanya orang-orang yang peduli akan kenyamanan yang sering memperhatikan informasi ini. Untuk urutan usahakan peletakannya urut dari atas kebawah dengan komposisi paling banyak ke yang paling sedikit.

4. Care Instruction

Yang keempat adalah perintah untuk merawat baju, mulai dari berapa derajat celcius air yang direkomendasikan untuk mencuci, kebolehan untuk setrika berapa derajat, dry clean dan lain-lain. Untuk detailnya bisa menyimak gambar dibawah ini.

5. Special Information

Yang kelima atau opsional adalah kekhususan atau keunikan bahan dari baju kita, bisa dengan mengatakan bahwa bahan organik, 100% made in Indonesia, dan lainnya.